RSS
 

[Newly Daddy-Part 1] During 38 Weeks

15 Aug

Banyak hal yang sebenarnya terlewatkan olehku menjelang proses kelahiran anak pertamaku ini.  Satu-satunya ilmu yang kupunya hanyalah mendengarkan dokter berbicara tentang hasil USG, memberikan pertanyaan-pertanyaan yang telah ditulis oleh istriku @dinalutfia, nebus obat di apotek dan membayar di kasir #quiteDepthIsn’t? :P

Bagaimana detail dari cara memilih dokter, rumah sakit, dia pro kelahiran normal ato endak dan lain-lain, sudah di handle oleh istriku #Jiaah..GuaNgapainYak? Tidaklah salah bahwa pengalaman adalah guru yang paling berharga. I’ve learned a lot from my wife during the time. Seperti quote dari @ID_AyahASI di buku #catatanAyahASI -nya “Kami bukan expert, tapi kami hanya berbagi” .. Yup memang benar, newly daddy satu ini dari sisi ilmu dijamin masih dangkal klo hal beginian, tapi pengin sharing saja buat calon-calon bapak (maupun calon ibu) tentang apa yang kualami, kupelajari, kudengar, kulihat dan kuanalisa selama proses kehamilan istriku dari trimester 1 sampai trimester 3 serta mitos-mitos yang berkembang selama kehamilan.

Trimester I
Senang, lega bercampur deg-degan ketika pas hari itu 22/11/2011:15.09 UTC+7, ketika istri mengirimkan foto testpack dengan 2 strip merah kehitaman  didalamnya via bbm. Wait a sec, sebelum ada USG ato statement dari dokter kandungan aku belum mau senang terlalu awal. Akhirnya dimulailah waktu itu hunting dokter dengan kriteria dekat dengan tempat tinggal kami, senior, berkualitas dengan harga yang make sense serta pro normal (gender is not a matter for us). Setelah browsing sana-sini, berkunjung di forum dan media sosial serta meminta review temen-temen, akhirnya terpilihlah dr. Fakhrudin yang salah satunya berpraktek di RSB Duren Tiga. Ketika itu @HananiaNyala, putri kami masih berupa segumpal darah. Dan akhirnya dimulailah perjalanan kami menyambut anak pertama kami.. Selama hampir 3 pertemuan, kami memakai jasa dr. Fakhrudin..kesan yang kami dapat engg..dia agak irit ngasih tips, kita musti nge gali sendiri dengan menanyakan beberapa pertanyaan. Read the rest of this entry »

 

Miracle on July

21 Jul

Alhamdulillah,

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Illahi yang telah memberikan nikmat dan anugerah tiada tara kepada saya, istri dan keluarga besar kami. Bulan ini menjadi saat yang paling membahagiakan bagi kami sekeluarga. Yup, pada hari Rabu Pon 18 Juli 2012 pukul 04.18 am bertempat di ruang VK Rumah Sakit Elisabeth Semarang,  telah lahir putri pertama kami sekaligus cucu kedua bagi keluarga Yahya Dihardjo :)

Nikmat tiada tara bagi saya pribadi adalah melihat, merasakan dan terlibat langsung dalam proses kelahiran dan bagaimana perjuangan seorang ibu antara hidup dan mati demi anak tersayangnya #terharu .. Big hug and a lot of thanks for my mom . Berikut rincian perjalanan saya dan perjuangan istri tercinta dalam menjelang detik-detik persalinan putri pertama kami.

Selasa, 17 Juli 2012
Pukul 04.30 am, saya baru saja menginjakkan kaki kembali ke Jakarta setelah menempuh perjalanan kereta dari Semarang. Iseng-iseng mbangunin istri buat ngingetin buat jalan-jalan pagi naik turun gunung (kebetulan rumah mertua hampir nyaris di pucuk gunung). Everthing seems normal and going as usual. Pada pukul 05.30 am, ada panggilan telepon dari istri yang mengabarkan bahwa udah muncul flek. Seketika langsung sibuk cari flight paling pagi dari CKG-SRG. Istripun bersiap-siap untuk memeriksakan ke bidan terdekat.

Read the rest of this entry »

 

[Italiano] Explore Pisa

19 Sep

Tanggal  11 Maret 2011 pagi, kami dan rombongan kaipang dari Arnhem bertolak menuju bandara Eindhoven untuk mengejar penerbangan menuju Pisa. Lumayan pagi juga, kami berangkat lebih awal karena ini pengalaman pertama kami menggunakan penerbangan antar bandara di Eropa. Yup, mengantisipasi segala kemungkinan selama boarding. Dengan bermodalkan verblijf dan visa C punya istri, kami satu persatu berhasil boarding dengan sukses. Hanya beberapa sabun cair dan shampo jg sukses disita pihak bandara kala itu >.<

Jam 9 am, pesawat RyanAir yang kami tumpangi akhirnya take-off jg. Selama penerbangan, pemandangan gunung salju yg membentang dibawah kami, cukup membuat kami takjub. Pukul 10.49, pesawat yg kami tumpangipun landing di Bandara Galilei International Airport di Pisa. Bandaranya tidak terlalu besar, cukup nyaman dan dilengkapi dengan tourism information center. Di bandara ini pula tersedia loket untuk membeli tiket bus yang akan membawa kami ke spot utama yang ingin kami kunjungi, yup, The Tower of Pisa.

Dengan menebus tiket bus yang tak lebih dari € 3 /per orang, kami pun sukses sampai di Tower of Pisa. Ternyata berbeda dengan dugaan saya sebelumnya. Asumsi yang ada dibenak adalah menara ini berada terisolir dengan bangunan lain. Faktanya, ternyata menara ini masih dikelilingi dengan bangunan-bangunan disekitarnya (mungkin terpengaruh foto di buku cetak SD dulu ya T_T ) Read the rest of this entry »

 

Hunimun Part 2 – Paris

23 Jun

The map

Kesampaian juga akhirnya buat menyambangi kota yang katanya romantis. Yup, alhamdulillah dapet kesempatan buat berkunjung ke Paris bareng sama istri. Trip ini sudah direncanakan jauh-jauh hari dengan beberapa pertimbangan, terutama masalah transportnya. Berhubung jarak dari Arnhem ke Paris masih make senses kalo ditempuh lewat jalur darat, maka diputuskan untuk mengambil jalur darat sambil merasakan kereta cepatnya Prancis yg lumayan kesohor karena kenyamanan n kecepatannya. Gayus Gayung pun bersambut, ternyata sedang ada promosi tiket Thalys untuk perjalanan di bulan Mei untuk tiket PP dari Amsterdam Central – Gare du Nord – Amsterdam. Tanpa panjang lebar, akhirnya ketebus juga 2 tiket PP untukku dan istri seharga hampir sama dengan kereta kelas eksekutip Sawunggalih Selatan.

Tanggal 7 Mei 2011, kami berangkat dari Arnhem ke Amsterdam Centraal buat mengejar kereta pukul 19.00. Hari itu cuaca masih cukup dingin dengan sedikit angin dan mendung karena masa transisi dari winter ke spring. Tepat pukul 19.00, kereta berangkat dari Amsterdam menuju Gare du Nord. Kesan pertama di kereta begitu menggoda, interiornya dominan dibalut warna merah beludru dengan kursi empuk nan nyaman..hmm better than ICE train that I’ve used before..

@thalys

Pukul 22.30, Thalys yang kami tumpangi sampai juga di statsiun Paris Gare du Nord. Walaupun terkantuk-kantuk, kami musti bergegas ‘mencari’ hotel tempat kami menginap. Kami menginap di salah satu cabang hotel Etap di daerah Porte de la Chapelle (http://www.etaphotel.com/gb/hotel-5091-etap-hotel-paris-porte-de-la-chapelle/location.shtml) .. tidak terlalu dekat dengan Gare du Nord, kami harus naik metro 1 kali (M12) dan melewati 2 stasiun metro lain. Belum cukup dengan itu, kami pun musti berjalan 15 menit dari stasiun untuk menuju hotel dengan suasana yang hampir mirip2 dengan tanah abang di malam hari >.<

Hari pertama, langsung kebut buat mengunjungi sightseeing di kota ini. Kami membeli one day ticket metro seharga hampir 9 euro untuk mencapai spot-spot yang kami incar. One day ticket ini lumayan hemat, karena kita banyak naik-turun metro, sehingga kalo beli tiket sekali jalan, kenanya bakal lebih mahal.

Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 6 – Interlaken & Bern

28 Dec

Pagi hari sekitar pukul 9.00, kami check out dan melanjutkan perjalanan kami melihat pemandangan di kota Interlaken. Kami berkesempatan untuk menikmati pemandangan Gunung Jungfrau dan Interlaken dari view point di kota.

Jungfrau View from IC Train

Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 5 – Luzern, City of Lion

27 Dec

Selepas menikmati kota Zurich,  kami menuju ke kota lain, yaitu Luzern. Kami tiba di Luzern  malam hari pada hari ke-4.  Kali ini kita menginap di salah satu cabang etap hotel. Hotel terletak di dekat stasiun, tapi servicenya sangat tidak memuaskan. No free internet, penggunaan alat dapur yang ketat (malah seharusnya ndak bole) dan menikmati perbedaan colokan listrik di swiss. Rencana untuk sekedar menambah modul tugas malam itu gagal karena masalah colokan listrik.

Pagi hari, setelah check out dari hotel, kami bergegas menitipkan barang bawaan kami di loker stasiun. It cost CHF 6 untuk loker ukuran besaran. Yup, much better daripada jalan-jalan sambil menenteng backpack.  Wew, bener-bener kota ini di sisi lain. Semalam ketika menuju hotel, jalannya benar-benar sepi dan seperti kota mati, tapi disisi lain kota ini, ternyata indah juga.

Halaman depan stasiun kereta Luzern OST

Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 4 – Zurich City Tour

26 Dec

Hari ke-4 ini diawali dengan proses tidur yang tidak begitu nyenyak. Pukul 05.15, kami musti bangun buat ngejar kereta dari Salzburg ke Zurich yang berangkat pukul 06.02 . Sempet lari-lari, dan akhirnya kita bisa naik kereta pada saat-saat terakhir. Bisa repot kita kalo ketinggalan kereta ini, kita musti nunggu 2 jam untuk kereta berikutnya dan ditambah lagi, kita sudah check out dari Yoho hostel.

Pukul 11.56, RailJet yang kita tumpangi akhirnya sampai di Zurich. Tempat yang kami kunjungi  di Zurich ini tidak terlalu jauh, rata-rata terkumpul di satu tempat, kecuali markas besar FIFA. Hari ini kita beruntung, langit biru cerah dan mataharipun bersinar, walaupun tidak menambah kehangatan, tapi cukup bagus untuk fotografi.

Tram, alat transportasi utama di kota Zurich

Spot pertama yang kami kunjungi yaitu Zurich Lake Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 3 – The Sound of Salzburg, Austria

25 Dec

Hari ke-3 eurotrip seperti biasa, diawali dengan omelan mpok eyla karena kita lelet cabut dari hostel. Kita musti kejar kereta jm 09.27 menuju Salzburg heuheuue..walhasil, kita rada keburu-buru buat berangkat ke Muenchen HBF buat ngejar RailJet. Tapi Alhamdulillah, masih jauh dari sempet buat naikin tu kereta.

Mirabel Garden

Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 2 : Explore Muenchen

24 Dec

Hari kedua ini, kami akan menghabiskan waktu untuk berkeliling di Muenchen. Kita berangkat dari Meininger pukul 09.30, berjalan kaki menuju Marinplatz sambil menikmati suasana kota yang pagi ini diguyur salju. Kita sampai ke spot pertama di Gereja St. Paulus. Khas eropa pokoknya dari arsitektur dengan menara yang tinggi dan runcing.

Read the rest of this entry »

 

[eurotrip] Day 1 : Escape from Arnhem.NL

24 Dec

Pukul 05.46 kami berangkat dari Zoomstraat menuju ke stasiun Arnhem Presikhaaf. Walhasil, kereta yang membawa kami ke Enschede mengalami delay 3 menit dan berimbas pada molornya jadwal kedatangan di Enschede. Rencana awal kami untuk berangkat ke Dortmund pada pukul 7.56 molor 1 jam menjadi 08.56.

Kami tiba di Dortmund di Stasiun Dortmund HB pada pukul 11.07. Setelah memastikan kereta ke Muenchen, kami tertarik untuk mengunjungi markas BVB alias Borussia Dortmund di Iduna Park. Aku masih inget pas jaman SMP dulu, ketika Juventus dikalahkan klub ini di final Champion League. Rencana awal, kami ingin jalan ke stadion, karena menurut Gmaps, stadium ini tidak terlalu jauh dari stasiun. Cuman ketika bertanya ke sana-sini, ternyata lebih baik kami naek kereta aja ke stasiun Iduna Park dan hanya perlu jalan kaki tidak kurang dari 1 km untuk mencapai main entrance stadion.

Read the rest of this entry »

 
 

Switch to our mobile site