18 November 2009, saya dan temen-temen dari komunitas www.purworejokita.com telah merencanakan untuk melakukan perjalanan ke Bromo. Awal rencana, ada 7 orang yang akan bertolak dari Jakarta, tetapi menjelang hari keberangkatan, 2 teman kami membatalkan untuk bergabung karena alasan pekerjaan dan keluarga.
18 November 2009 – 04:00
Kami bertolak dari Tangerang, dari rumah Om Timbul tempat kami menginap. Kita memang berkumpul dahulu di rumah salah satu anggota team yang rumahnya paling deket dengan bandara, mengingat pesawat kami flight pukul 07.00 takutnya pada keblablasan tidurnya
………….
Pukul 04.00, taxi yang menjemput kami datang dengan diiringi hujan deras. Tim pun dibagi dalam 2 kloter, karena tidak mungkin untuk membawa 5 penumpang sekaligus dalam satu taxi. Saya, gudel dan andy berangkat dahulu untuk check in di terminal keberangkatan, diikuti timbul dan waone dengan taxi kedua (hampir saja telat untuk boarding L )
Pukul 07.05, pesawat take off dan sekitar pukul 08.10 kita landing di Bandara Djuanda Surabaya. Disana teman kami, mukidi, telah siap untuk menjemput rombongan untuk selanjutnya transit di Mukidi’s Residence di Gresik. Kita cukup lama bermalas2an di Gresik, sampai akhirnya Jumat (20/10) pukul 07.30, kita berangkat menuju Bromo via Tongas Probolinggo dengan menggunakan 2 gerobak.
Pukul 11, kita sampai di Cemoro Kandang, terminal terakhir di Bromo dengan disambut hawa dingin menyeruak ..brrr …Aku sudah tidak begitu kaget karena ini pengalaman kedua ku kesini, jadi sudah prepare bermacam2 peralatan penghangat badan
.. 10 menit sesudah kami sampai, kabut turun. Saya dan Mukidi mencoba untuk mencari penginapan sementara, paling ga untuk tempat berteduh sampai keberangkatan ke Pananjakan. Telusur punya telusur, kita dapet juga sebuah rumah dengan 4 kamar. Kita menyewa 3 kamar IDR 350rb untuk 1 hari 1 malam plus jeep untuk transport kami ke Pananjakan sebesar 250rb per Jeep (kita menyewa 2 jeep). Buat para bekpeker yg mo nyewa Jeep di Bromo, saya sarankan buat menyewanya di gardu terminal, cos disitu harganya harga standar , jadi kemungkinan over cost bisa dikurangi J
Pukul 04.00, driver jeep pun mengetok-ngetok pintu home stay tempat kami tidur..wiii dingin brr ga ketulungan (walopun msh sempet ‘pub’ juga siy hahaha ) .. Sampai di Pananjakan, orang-orang udah bejubel disana-sini, ga keilangan akal, saya meringsek ke depan dan mendapatkan beberapa spot bagus. Dari Pengalaman kemarin, saya tidak akan berdiri di satu spot saja, puas di golden spot ku, ak beranjak untuk mencari spot lain untuk menangkap momen2 indah di Bromo. Beberapa momen menakjubkan berhasil ku dapat, monggo di cekidot juragan-juragan semua



maydina
March 2, 2010 at 12:13 pm
mauuuuuuuuu…keyeeen..kalo backpakeran lagi ajak2 donk..