RSS
 

[eurotrip] Day 5 – Luzern, City of Lion

27 Dec

Selepas menikmati kota Zurich,  kami menuju ke kota lain, yaitu Luzern. Kami tiba di Luzern  malam hari pada hari ke-4.  Kali ini kita menginap di salah satu cabang etap hotel. Hotel terletak di dekat stasiun, tapi servicenya sangat tidak memuaskan. No free internet, penggunaan alat dapur yang ketat (malah seharusnya ndak bole) dan menikmati perbedaan colokan listrik di swiss. Rencana untuk sekedar menambah modul tugas malam itu gagal karena masalah colokan listrik.

Pagi hari, setelah check out dari hotel, kami bergegas menitipkan barang bawaan kami di loker stasiun. It cost CHF 6 untuk loker ukuran besaran. Yup, much better daripada jalan-jalan sambil menenteng backpack.  Wew, bener-bener kota ini di sisi lain. Semalam ketika menuju hotel, jalannya benar-benar sepi dan seperti kota mati, tapi disisi lain kota ini, ternyata indah juga.

Halaman depan stasiun kereta Luzern OST

Sungai yang membelah kota Luzern

Kapal merangkap restaurant

Sungai yang menjadi satu dengan kota

Keluar dari stasiun kereta, kami langsung disuguhi arsitektur stasiun yang menawan.Kota ini dibelah sungai dengan background pegunungan alpen di belakangnya.  Spot pertama yang kami kunjungi yaitu Chapel Bridge dan Water Tower. Bangunan ini menjadi landmarknya Luzern.

Chappel Bridge

Kami berjalan-jalan mengitari sudut-sudut kota ini. Beberapa spot yang kami temukan yaitu Musegg Wall, sebuah benteng di tengah kota Luzern, Hof Church yang nangkring di bagian atas kota dan sampai juga pada landmark lain kota ini, yaitu Lion Monument

Sudut Kota Lucern, khas eropa dengan jalanan yang sempit

View from Hof Church

Lion Monument

Senja di Dermaga

Pukul 17.00 kami selesai berkeliling di Luzern dan bersiap-siap untuk menuju kota Interlaken.  Pukul 20.00, kami tiba di Interlaken. Setelah berputar-putar sebentar mencari hostelnya, akhirnya kami temukan juga, Malam ini kami menginap di Youth Hostel of Interlaken. Kali ini, kami menginap di tempat yang lumayan enak, tempat ini jadi satu dengan bar dan kita bebas untuk menggunakan dapur dan yang paling penting, free internet wifi.

Dikota ini, saya juga sadar ketika melihat nama kamar kami, yaitu Eiger. Hmm batinku, ko mirip dengan tas yang kugendong ini yak, setelah dijelaskan ma pemilik hostelnya, ternyata itu nama gunung yang tepat berada di belakang hostel ini. Yap, kota ini ternyata dikelilingi 2 gunung besar di eropa, yaitu Jungfrau dan Eiger.

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

 
 
 

Switch to our mobile site