RSS
 

[Italiano] Explore Pisa

19 Sep

Tanggal  11 Maret 2011 pagi, kami dan rombongan kaipang dari Arnhem bertolak menuju bandara Eindhoven untuk mengejar penerbangan menuju Pisa. Lumayan pagi juga, kami berangkat lebih awal karena ini pengalaman pertama kami menggunakan penerbangan antar bandara di Eropa. Yup, mengantisipasi segala kemungkinan selama boarding. Dengan bermodalkan verblijf dan visa C punya istri, kami satu persatu berhasil boarding dengan sukses. Hanya beberapa sabun cair dan shampo jg sukses disita pihak bandara kala itu >.<

Jam 9 am, pesawat RyanAir yang kami tumpangi akhirnya take-off jg. Selama penerbangan, pemandangan gunung salju yg membentang dibawah kami, cukup membuat kami takjub. Pukul 10.49, pesawat yg kami tumpangipun landing di Bandara Galilei International Airport di Pisa. Bandaranya tidak terlalu besar, cukup nyaman dan dilengkapi dengan tourism information center. Di bandara ini pula tersedia loket untuk membeli tiket bus yang akan membawa kami ke spot utama yang ingin kami kunjungi, yup, The Tower of Pisa.

Dengan menebus tiket bus yang tak lebih dari € 3 /per orang, kami pun sukses sampai di Tower of Pisa. Ternyata berbeda dengan dugaan saya sebelumnya. Asumsi yang ada dibenak adalah menara ini berada terisolir dengan bangunan lain. Faktanya, ternyata menara ini masih dikelilingi dengan bangunan-bangunan disekitarnya (mungkin terpengaruh foto di buku cetak SD dulu ya T_T )

Tower of Pisa

Total, di Pisa kami hanya mengunjungi satu spot di Tower of Pisa. Have no clue ’bout other places/sightseeing in this city. Plus ditambah, kami hanya mengalokasikan 1 hari di kota ini tanpa menginap. Setelah puas muterin tower dan sekeliling, plus mengisi perut kami yg keroncongan, kami pun bergegas menuju ke Stasiun Pisa untuk mengejar kereta yang akan membawa kami ke Roma. Dari Tower of Pisa, cukup berjalan kaki selama 30-45 menit untuk sampai ke Stasiun Pisa, cukup dekat bukan ^_^

Sesampai di stasiun, langsung kami beli tiket untuk keberangkatan pukul 16.00. Tiket kami tebus seharga €18.15 untuk 2nd class dari Pisa menuju Roma Termini (check here for more information) . Pastikan untuk memilih jenis kereta ICN (instead of EuroStar) karena kereta tipe ini harganya lumayan ramah dikantong backpaker seperti kami.

Yup, on board..mari kita tidur untuk perjalanan 6 jam menuju Roma Termini.

Waktu menunjukkan hampir pukul 22.00 ketika kami menjejakkan kaki kami di Roma Termini. In the middle of nowhere dan masih harus mencari letak hostel tempat kita akan menginap malam ini. Berbekal gmaps, kami menyusuri Via Varesse yang hanya berjarak 15 menit dari stasiun Roma Termini. Fyi, istilah yang umum digunakan di Italy untuk menyebut hostel adalah B&B (Bed and Breakfast), karena memang modusnya (halah) adalah mereka menyediakan tempat tidur untuk tidur plus free breakfast.

Setelah menyusur Via Varesse, akhirnya kami menemukan hostel tempat kita berlabuh malam ini, yup Funny Palace Hostel. Pertamakali masuk, memang agak membingungkan tempat ini, karena ‘kantor’ mereka adalah sebuah warung internet+laundry..Whot??batin kami..emang bener ini tempatnya yak?

Telisik punya telisik, ternyata memang benar ini resepsionisnya.  Tempat tidur dan kamarnya ada dibangunan lain terpisah dari ‘resepsionis’nya yg terhitung magic ini. Cukup menyeberang jalan, disitulah kamar-kamarnya berada. Funny Palace ini dijalankan oleh 1 orang Amerika dan 1 dari Pantai Gading. Lumayan ramah orangnya, bener-bener tahu keinginan backpaker. Curiga jg mereka kekna mantan backpaker ato agen CIA yang menyamar (analisa ngaco).  Registrasi pun dimulai dilanjut dengan pengarahan dari the American Guy tentang sightseeing n how to get there serta beberapa tips n trik untuk mendapatkan semua spot di Roma dalam 2 hari (bakal jadi best seller kekna ‘How to Beat Rome in 2 Days’). Lumayan, tanpa perlu browsing spot n rute, kami mendapatkan informasi berharga ini. At least, kami bisa mandi dan tidur nyenyak malam ini. Plus sebotol wine gretong dari hostel juga.

Welterusten, lanjut hari kedua esok hari :)

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

 
 
  1. dalu

    September 20, 2011 at 7:38 am

    jalan-jalan aja, liat-liat, baca-baca :)

     
 

Switch to our mobile site