Tanggal 11 Maret 2011 pagi, kami dan rombongan kaipang dari Arnhem bertolak menuju bandara Eindhoven untuk mengejar penerbangan menuju Pisa. Lumayan pagi juga, kami berangkat lebih awal karena ini pengalaman pertama kami menggunakan penerbangan antar bandara di Eropa. Yup, mengantisipasi segala kemungkinan selama boarding. Dengan bermodalkan verblijf dan visa C punya istri, kami satu persatu berhasil boarding dengan sukses. Hanya beberapa sabun cair dan shampo jg sukses disita pihak bandara kala itu >.<

Jam 9 am, pesawat RyanAir yang kami tumpangi akhirnya take-off jg. Selama penerbangan, pemandangan gunung salju yg membentang dibawah kami, cukup membuat kami takjub. Pukul 10.49, pesawat yg kami tumpangipun landing di Bandara Galilei International Airport di Pisa. Bandaranya tidak terlalu besar, cukup nyaman dan dilengkapi dengan tourism information center. Di bandara ini pula tersedia loket untuk membeli tiket bus yang akan membawa kami ke spot utama yang ingin kami kunjungi, yup, The Tower of Pisa.
Dengan menebus tiket bus yang tak lebih dari € 3 /per orang, kami pun sukses sampai di Tower of Pisa. Ternyata berbeda dengan dugaan saya sebelumnya. Asumsi yang ada dibenak adalah menara ini berada terisolir dengan bangunan lain. Faktanya, ternyata menara ini masih dikelilingi dengan bangunan-bangunan disekitarnya (mungkin terpengaruh foto di buku cetak SD dulu ya T_T ) Read the rest of this entry »






Pukul 05.46 kami berangkat dari Zoomstraat menuju ke stasiun Arnhem Presikhaaf. Walhasil, kereta yang membawa kami ke Enschede mengalami delay 3 menit dan berimbas pada molornya jadwal kedatangan di Enschede. Rencana awal kami untuk berangkat ke Dortmund pada pukul 7.56 molor 1 jam menjadi 08.56.
Eurotrip ini kami lakukan full on rail alias pake kereta kemana-mana. Kami membeli tiket interail untuk menjelajah Europe. Untungnya, aku terhitung masih muda, karena masih under 26 
